LIGHTfeed Detail

LIGHTfeed Detail

Tips Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan Tanpa Mengganggu ASI

14 May 2025 | BY utami.pratiwi@light-group.co
image

Menurunkan berat badan setelah melahirkan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para ibu. Namun, penting untuk diketahui bahwa proses ini tetap bisa dilakukan dengan aman tanpa mengganggu produksi ASI. Kuncinya adalah pendekatan yang  bertahap, dan berfokus pada kesehatan, bukan hanya angka timbangan.


1. Jangan Tergesa-gesa

Tubuh memerlukan waktu untuk pulih setelah melahirkan.  Mulailah program penurunan berat badan setelah menyusui eksklusif atau diatas 6 bulan. Fokuslah dulu pada pemulihan dan menjaga  produksi ASI.


2. Perbanyak Cairan

ASI sebagian besar terdiri dari air, jadi pastikan kamu cukup terhidrasi. Minumlah 12 gelas air putih per hari ditambah makanan berkuah atau hingga 3.5 liter per hari agar produksi ASI terjaga meski berat badan berkurang.


3. Utamakan Protein & Serat

Diet ibu menyusui harus mengutamakan sumber protein dan serat, hindari olahan tinggi gula, tepung dan minyak. 

  • Protein tinggi: telur, ikan, ayam, tahu, tempe sebanyak 4-6 porsi per hari.
  • Sumber serat: sayuran, buah, dan makanan pokok tinggi serat (nasi merah, kentang, oat)
  • Lemak sehat (porsi terbatas): alpukat, kacang, minyak zaitun

Ibu juga bisa mengkonsumsi ASI booster seperti daun katuk, daun kelor, daun torbangun, biji klabet dan kacang edamame yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tentunya perlu diolah dengan banyak air seperti kuah bening, kaldu, sup, atau bobor.


4. Geser Jam Makan Setelah Menyusui

Biasanya ibu mudah lapar, terutama selesai menyusui karena tubuh membutuhkan ekstra kalori untuk memproduksi ASI. Jadi, ibu bisa menggeser jam makan setelah menyusui atau memompa ASI.  


5. Bergerak Lebih Aktif 

Mulailah dengan aktivitas ringan yang bisa dilakukan di rumah seperti menyusun ulang lemari pakaian/buku anak, bermain dan merapikan mainan anak, menggendong anak sambil berjalan-jalan, atau olahraga yang Ibu sukai selama 30-60 menit. Selain membantu membakar kalori, aktivitas fisik ini juga mendukung mood dan kualitas tidur.


6. Hindari Stress

Hindari stress berlebihan, banyak khawatir atau cemas. Jika ibu rileks, tidak panik dan bahagia, otak akan mengirim sinyal untuk produksi hormon yang berperan membuat ASI mengucur keluar.


7. Konsultasi dengan Ahli

Jika kamu bingung memulai dari mana, manfaatkan program LIGHTweight dari aplikasi LIGHTcoach. Program ini membantu ibu menyusui menurunkan berat badan dengan:

  • Panduan makan dan tantangan harian
  • Menu rendah kalori aman untuk ASI
  • Panduan aktivitas fisik ringan
  • Pemantauan progres harian
  • Support system bersama ahli gizi


Ingat, Mama!

Menjadi sehat adalah perjalanan, bukan perlombaan. Beri tubuhmu kasih sayang dan waktu untuk pulih. Kamu layak merasa sehat, bahagia, dan kuat—baik untuk diri sendiri maupun si kecil.


Kamu bisa mendapatkan program diet khusus ibu menyusui bersama Ahli Gizi profesional, segera di Aplikasi LIGHTcoach!



Previous Post
Efektifkah Diet Vegetarian untuk Turun BB?
Next Post
4 Hal Simple Bikin BB Pasti Turun
img
Written By
utami.pratiwi@light-group.co

Tips Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan Tanpa Mengganggu ASI.

image