LIGHTfeed Detail
Efektifkah Diet Vegetarian untuk Turun BB?
29 Apr 2025 | BY utami.pratiwi@light-group.co
Akhir-akhir ini mungkin kamu sering melihat atau bahkan mendengar kata-kata seperti vegan, vegetarian, dan plant-based kan? Memang, beberapa kata ini tidak jarang ditemukan di berbagai platform media sosial atau bahkan berbagai macam produk olahan.
Bisa saja kamu menjadi bertanya-tanya dan menanyakan apakah perbedaan di antara ketiganya? Sekilas memang terlihat sama, tapi ternyata artinya berbeda lho LIGHTbuddy! Lalu apa aja sih perbedaannya? Intip penjelasannya di bawah yuk!
Vegetarian: Tidak mengkonsumsi sumber hewani dan produk olahannya karena kesehatan dan kepercayaan. Terdapat beberapa jenis diet vegetarian, antara lain:
- Lacto-ovo vegetarian: Mengkonsumsi produk susu dan telur, tetapi tidak mengkonsumsi seafood, unggas dan daging merah.
- Lacto vegetarian: Mengkonsumsi produk susu, tetapi tidak mengonsumsi telur dan seafood, unggas dan daging merah.
- Ovo vegetarian: Mengonsumsi telur, tetapi tidak mengkonsumsi produk susu, seafood, unggas dan daging merah.
Vegan: Menghindari semua produk hewani, tidak hanya makanan (susu, telur, seafood, unggas, daging merah, madu), tetapi juga produk hewan lainnya (kosmetik, pakaian, tas dll) karena etika dan kepercayaan.
Plant Based: Fokus pada makanan nabati karena kesehatan, tetapi tidak selalu sepenuhnya menghindari produk hewani.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Meski menjanjikan, diet vegetarian juga memiliki risiko jika tidak direncanakan dengan baik. Beberapa nutrisi penting yang rentan kurang pada diet ini antara lain:
- Kekurangan Protein: Yang paling dikhawatirkan dari diet vegetarian adalah kekurangan protein. Jika kekurangan protein, bisa menyebabkan mudah sakit, rambut rontok, dan kulit kusam. Untuk itulah, vegetarian harus makan cukup sumber protein, yaitu kacang-kacangan (edamame, almond), termasuk tahu dan tempe. Bisa juga menambah dari whey protein nabati dan biji-bijian seperti biji labu, biji wijen, chia seed, dan flaxseed.
- Kekurangan Zat Gizi Lainnya: Tanpa perencanaan yang tepat, diet vegetarian juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12, zat besi, kalsium, dan asam lemak omega-3 yang dapat mengganggu usaha penurunan berat badan jika tubuh menjadi lemas atau metabolisme menurun.
- Produk Olahan Tinggi Gula, Tepung, Minyak: Beberapa produk vegetarian bisa saja tinggi gula, garam, tepung dan lemak tidak sehat, yang tinggi kalori sehingga dapat menghambat penurunan berat badan. Contoh olahannya seperti; keripik kentang, kerupuk, jus buah tinggi gula, susu kedelai tinggi gula, daging vegan (gluten) dll.
Manfaat Diet Vegetarian untuk Penurunan Berat Badan
Beberapa studi menunjukkan bahwa diet vegetarian dapat membantu menurunkan berat badan secara efektif jika:
- Tinggi protein dan serat: Membantu kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan.
- Rendah kalori dan lemak jenuh: Mengolah makanan dengan sedikit/ tanpa gula, tepung dan minyak/santan.
- Kaya zat gizi penting lainnya: Zat gizi seperti vitamin, mineral, antioksidan dan fitonutrien membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Jadi, Efektifkah Diet Vegetarian untuk Menurunkan Berat Badan?
Yang perlu LIGHTbuddy ingat adalah menjadi vegetarian bukan jaminan turun berat. Sebaliknya, justru bisa menggemuk jika makan banyak sumber karbohidrat seperti makanan pokok dan tepung apalagi jika diolah dengan banyak minyak, seperti bakwan goreng, mendoan, pisang goreng, dll.
Vegetarian bisa efektif menurunkan berat badan, jika dilakukan dengan benar.
Keberhasilan diet ini bergantung pada bagaimana kamu mengatur pola makan secara keseluruhan, yaitu dengan:
- Defisit kalori: kalori yang kamu konsumsi harus lebih sedikit dari yang kamu gunakan. Untuk menghitung kalori dengan tepat sesuai dengan kebutuhan, kamu bisa menggunakan Aplikasi LIGHTcoach di fitur “Kaloriku”.
- Perencanaan makan yang tepat: menjadi vegetarian tidak boleh makan sembarangan. Kamu dapat berkonsultasi dengan Ahli Gizi di Aplikasi LIGHTcoach untuk mendapatkan personalized meal plan sesuai dengan kepribadian, perhitungan kalori, dan kebutuhan zat gizi yang tepat.
- Rutin bergerak atau berolahraga: untuk meningkatkan pembakaran kalori dan metabolisme tubuh.
Tapi, Bagaimana Cara Memulai & Konsisten Menjalankannya?
Buat kamu yang ingin menurunkan berat badan tapi bingung harus mulai dari mana — program Lightweight di aplikasi LIGHTcoach bisa menjadi solusi tepat buatmu.
Program Lightweight dirancang khusus untuk membantu kamu mencapai berat badan ideal secara aman dan berkelanjutan, dengan dukungan ahli gizi profesional.
Di dalam aplikasi LIGHTcoach, kamu bisa:
- Mendapatkan menu diet rendah kalori yang tetap lezat dan mengenyangkan di fitur healthy recipe.
- Mengatur target berat badan dan memantau progresmu setiap hari dengan LIGHTscale (timbangan digital yang dapat terkoneksi dengan aplikasi LIGHTcoach.
- Berkonsultasi langsung dengan ahli gizi untuk kebutuhan nutrisi dan pengaturan kalori
Program Lightweight = Transformasi Sehat dan Terarah
Kamu nggak harus melakukannya sendirian. Yuk, gabung program Lightweight sekarang dan mulai perjalanan sehatmu dengan langkah yang lebih pasti!
Ikut program LIGHTweight, dan nikmati pendampingan personal selama 30/60/90 hari untuk bantu kamu turun BB dengan metode yang sehat, terukur, dan tentunya menyenangkan!
utami.pratiwi@light-group.co
Efektifkah Diet Vegetarian untuk Turun BB?.
Categories
Popular Posts
Kualitas Kesehatan Membaik dengan LIGHTcoach Corporate Wellness Program
06 Mar 2026 | by utami.pratiwi@light-group.co
Mengenal Diet untuk Penderita Maag dan GERD
12 May 2023 | by nurlely.dhamayanti@lightcoach-indonesia.com
Pola Hidup yang Memperburuk Maag
11 Jul 2023 | by nurlely.dhamayanti@lightcoach-indonesia.com

